Menyoal Tuduhan Mahfud Soal Demonstrasi yang Ditunggangi

- 17 Oktober 2020, 23:40 WIB
Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD /Sinarharapan.co

Rembang Bicara - Hadeh, kenapa sih orang-orang nggak pada jujur saja dalam mengomentari suatu peristiwa. Kenapa kok nggak pada belajar dari game Among Us, ya? Ingat lho ada satu karakter yang menjengkelkan bernama Imporstor. Dan kalian tahu impostor itu bagaimana kerjaannya? Yaps, bikin gaduh saja, karena pandai menuduh lawannya.

Itu kan sama dengan apa yang dilakukan oleh pemilik akun twitter bernama @rayhantaswin yang dulu pernah mengunggah screenshot percakapan paska kekalahan yang menimpa Persib Bandung saat menghadapi PSMS Medan.

Bunyinya begini "Ternyata paska kekalahan dari PSMS Medan di locker room (Mario) Gomez melontarkan pernyataan sepihak dengan menuduh Supari (nasir), Ghozali (Siregar), Ardi (Idrus) dan Eka (Ramdani) dapat sogokan dari tim lawan."

Tentu saja cuitan itu langsung bikin heboh jagat maya. Kemarahan pun semakin menjadi-jadi. Tetapi ternyata saat dikonfirmasi, nggak ada kebenerannya sama sekali tuh.

Ya begitulah kelakuan orang yang bermental nggak siap menghadapi kekalahan dan kekacauan. Sangat nggak layak bagi kita mengikuti jejak orang seperti itu ya. Apalagi kita ni kan orang berpendidikan, jadi musti argumentatif dan berdasar bukti konkrit dong.

Nah, kayaknya Pak Mahfud MD, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam itu harus belajar banyak dari kejadian di atas.

Pasalnya mimin agak kaget saat Pak Mahfud yang mimin kagumi karena intelektualitasnya yang tinggi, apalagi di bidang hukum yang syarat akan penyelidikan dan bukti-bukti, berstatement begini terkait demo kisruh UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut mengatakan, bahwa “Saya ulangi, sekali lagi pemerintah akan bersikap tegas dan melakukan proses hukum terhadap semua pelaku dan aktor yang menunggangi aksi-aksi anarkis yang sudah berbentuk tindakan kriminal.”

Kalian bisa membayangkan betapa kagetnya mimin saat mengetahui tokoh hukum yang sudah malang melintang dalam persoalan legal pun sebagai pejabat negara yang membidangi babagan berat-berat tersebut berkomentar seolah demonstrasi ada penunggangnya.

Halaman:

Editor: Achmad Choirul Furqon


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X